PENCERDASAN
PRALAHIR
A.
Persiapan Awal
Semua
tindakan buruk yang dilakukan oleh ibu yang sedang hamil, tak ubahnya juga
memberikan bercak hitam di hati anak-anak yang dilahirkannya. Hal itu karena tindakan
buruk atau mencelakakan diri sendiri seperti meminum minuman haram, narkoba dan
sebagainya secara langsung dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan anak
yang dikandungnya. Karena itulah, sering kita jumpai bahwa ada anak-anak kecil
yang keras kepala, manja dan sebagainya merupakan ulah ibunya yang tidak
bertanggung jawab.
Sebaliknya,
ada juga anak-anak yang lembut dan saleh dapat dipastikan atau mungkin sekali
kehadiran anak-anak tersebut adalah lahir dari ibu-ibu yang shalehah dan
memiliki integritas spiritual juga. Kesalehan seorang ibu, kelembutannya,
keprihatinan dan kesabarannya, ibaratnya memberikan lingkungan surgawi bagi
anak-anaknya. Karena itu anak-anak menjadi sehat dan tumbuh dengan
mengoptimalkan potensi-potensi dasarnya, sebagaimana visi dan misi penciptaan
manusia di dunia. Semua itu sangat tergantung pada bagaimana kondisi bayi
tersebut dalam kandungan dan suasana ruhani ibunya.
Berdasarkan
penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa sangat diperlukan perhatian yang
serius bagi orang tua terutama ibu untuk memperhatikan kondisinya baik jasmani
maupun rohani saat masa pralahir. Sebab, pembentukan karakter seorang anak
pertama kali terjadi saat masa pralahir. Ibu yang baik akan melahirkan anak
yang baik. Sebaliknya, ibu yang tidak baik akan melahirkan anak yang tidak baik
pula.
B.
Pencerdasan Janin
Ada
pendapat yang menyatakan bahwa kecerdasan bersifat genetic (keturunan). Jika
demikian, ibu yang memiliki ‘gen cerdas’ akan melahirkan anak yang cerdas pula.
Sebaliknya ibu-ibu yang memiliki ‘gen bodoh’ akan melahirkan anak yang bodoh
pula. Pendapat serupa juga berlaku untuk prilaku, sikap dan sebagainya. Karena
itu banyak manusia modern berambisi untuk mendapatkan gen manusia-manusia
cerdas untuk mendapatkan keturunan yang cerdas pula.
Namun,
kenyataannya tidaklah demikian, roda sejarah terus berputar. Hal itu
menunjukkan bahwa ada sejumlah kemungkinan dan perubahan-perubahan yang
terjadi. Tepatnya, orang yang hidup serba sederhana, baik pendidikan maupun
ekonomi, memiliki peluang yang sama untuk memiliki anak cerdas, selama proses
mengandung dan menyusuinya senantiasa dalam hidup prihatin, sabar dan penuh
rasa syukur. Sebaliknya juga bisa terjadi bahwa seorang ibu yang cerdas,
katakanlah memiliki strata akademik yang tinggi, tetapi karena lengah dalam
mencerdaskan anak-anaknya, baik ketika masih dalam janin atau kanak-kanak. Ia
bisa gagal memiliki anak-anak cerdas.
Masa-masa
kehamilan juga merupakan saat yang terbaik untuk mempelajari ilmu-ilmu agama.
Hal itu bukan saja penting bagi diri kita, tetapi juga penting sebagai modal
untuk mendidik anak. Karena pada masa kehamilan, kerja-kerja manual yang keras
harus dikurangi dan harus banyak istirahat. Namun sebaliknya, kegiatan ruhani
dan intelektual perlu ditingkatkan. Apabila dimungkinkan, sangat baik sekiranya
para ibu yang sedang hamil membiasakan diri untuk mengekspresikan emosi,
keinginan, ide dan hal-hal lain dalam bentuk tertulis. Kemampuan ini merupakan
bukti terbaik bagi orang yang mampu mengoptimalkan fungsi otak kanan dan otak
kiri.dorongan-dorongan untuk menulis dan membaca pada usia yang paling dini,
sangat penting dilakukan oleh ibu kepada anaknya untuk membukakan cakrawala
kehidupan dan imajinasinya.
Berdasarkan
penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa tidak semua orang tua yang cerdas
selalu berhasil mencerdaskan anak-anaknya. Begitupun sebaliknya, banyak pula
orang tua yang sederhana dan bodoh secara akademik memiliki anak yang cerdas.
Semua itu tergantung dari bagaimana orang tua menyikapi anak-anaknya.
C.
Pembentukan Moral
Islam
mengajarkan kepada kita, bagaimana mestinya kita meneguhkan intregitas moral
dengan cara yang lebih mudah. Rasulullah saw. Sendiri dinyatakan oleh al-Quran
adalah sebagai teladan moral bagi manusia dan bumi adalah untuk menyempurnakan
akhlaq. Hal ini menjadi sangat penting, terutama bagi ibu-ibu yang sedang
mengandung, karena moralitasnya sesungguhnya juga merupakan lahan bagi
pertumbuhan dan moral serta prilaku anak-anak yang dilahirkannya.
Pertama
kali yang harus diperhatika bagi ibu-ibu yang sedang hamil adalah merasa ikhlas
dan meniatkan bahwa kehamilan itu sebagai bentuk pengabdian dan ketundukan atas
perintah Allah dan Rasul-Nya. Niat dan keikhlasan ini sangat penting
sebagaimana ditekankan Al-Quran dan Sunnah. Karena setiap amalan, termasuk mengandung,
sangat tergantung
pada bagaimana niat dan keikhlasan semata-mata untuk mengabdi kepada Allah dan
menjalankan perintah-Nya.
Sebagaimana
biasa terjadi seorang ibu yang sedang hamil, akan mengalami banyak problema dan
penyakit khususnya yang menyertai kehamilannya. Tetapi harap dimaklumi dan
diambil hikmahnya, khsusumya bagi para ibu yang sedang mengandung, bahwa semua
akibat yang menimbulkan beban dan rasa sakit itu sebenarnya adalah sesuatu yang
pentng dan perlu terjadi, sebagai “bentuk perjuangan” sang ibu sendiri untuk
mendapatlkan amanah Allah. Rasulullah saw. Bersabda :
Ya, apabila wanita hamil, maka dia setingkat dengan orang yang
berpuasa, me;akukan shalat dan berjihad dengan jiwanya dan hartanya di jalan
Allah. Apabila ia melahirkan, maka baginya pahala yang ia tidak ketahui
besarnya, bila ia menyusui baginya pada setiap hisapan sebanding dengan
membebaskan budak dari anak ismail, dan jika selesai dari menyusui, malaikat
menepuk pundaknya dan berkata “mulailah bekerja, sesungguhnya allah telah mengampunimu.”
Kesabaran
itu juga sangat peting, terutama sekali karena sifat tersebut akan memberikan
pengaruh yang baik terhadap pertumbuhan dan masa depan anaknya. Lagi-lagi kita
bisa merujuk kembali kepada islam, bahwa sabar itu merupakan perintah untuk
meningkatkan derajad keimanan.
Hai orang-orang yang beriman,
bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga
(waspada) dan bertaqwalah kepada Allah, supaya kamu beuntung.
Dan sungguh akan
kami berikan cobaan kepadamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan
harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang
yang sabar.
Kesabaran
pada dasarnya dapat tumbuh dari suatu pemahaman dan pemahaman itu sendiri dapat
berkembangan dalam diri kita, ketika kita
belajar dan berusaha mengetahui sesuatu. ketika kita ingin mendapatkan
kesabaran tentang hidup, maka caranya ialah dengan memahami hakekat hidup itu
sendiri. Begitu juga ingin bersabar tentang hamil, maka caranya dengan memahami
kehamilan itu sendiri. Dengan kesabaran itulah kita menghadapi kehamilan dengan
rasa syukur.
Sifat
dan sikap tawakal dan qanaah juga sangat penting bagi ibu-ibu yang sedang
mengandung. Tawakal atau “pasrah diri” kepada Allah. Sifat lain yang sangat
penting bagi ibu mengandung adalah qanaah atau menerima dan merasa cukup
terhadap apa yang ada. Seperti yang di nyatakan oleh imam Ali ra. Qanaah adalah
kekayaan yang takkan pernah ada habisnya.
D.
Gizi
dan Kesehatan
Ada
pendapat yang menyatakan bahwa gizi yang terjamin dan prasarana kesehatan yang
memadai akan menjamin lahirnya anak-anak yang cerdas. Sebaliknya, jika gizi
kurang dan prasarana kesehatan yang tidak terjamin, hanya akan melahirkan
bayi-bayi bodoh bahkan idiot. Pandangan seperti itu perlu diluruskan agar tidak
menimbulkan salah persepsi dan penyikapan yang keliru terhadap anak-anak kita.
Makanan bergizi adalah prasyarat, dan bukan sebab anak-anak menjadi cerdas.
Artinya, makanan bergizi dan sehat harus dikonsumsi oleh ibu yang sedang
mengandung. Tetapi hal itu, tetap belum menjamin bahwa anak yang dilahirkan
akan menjadi cerdas. Sebaliknya, jika makanan yang dikonsumsinya tidak bergizi
dan tidak sehat, jelas berakibat fatal bagi perkembangan anak yang
dikandungnya.
Dalam
islam, prinsip makanan bergizi itu adalah makanan yang halal dan baik (halalan
toyyiban). Sebaliknya makanan yang tidak bergizi dan cenderung merusak
dinyatakan dengan suatu yang diharamkan. Ibu-ibu yang hamil bisa mengonsumsi
semua makanan yang halalan toyyiban kecuali yang secara khusus memang
mengandung zat-zat tertentu yang dapat membahayakan bagi kandungannya, seperti
buah nanas muda dan durian. Sangat disarankan untuk mengonsumsi ikan laut
segar, daun-daunan dan biji-bijian (kacang-kacangan) dan otak (seperti otak
sapid an otak kambing). Sebaliknya tidak perlu makanan yang kelewat pedas dan
makanan kemasan yang tentunya menggunakan zat pengawet. Sebisa mungkin hindari
minuman es yang jika berlebihan mengonsumsinya akan berakibat sulitnya proses
persalinan dan mengganggu kesehatan bayi. Hindari pula meminum obat-obatan
tanpa resep khusus dari dokter.
Hal
yang juga perlu diperhatikan bagi ibu-ibu hamil yaitu dilarang keras merokok
dan memakan makanan yang haram, seperti makanan beralkohol dan narkoba. Makanan
seperti ini akan memberikan pengaruh yang sangat buruk bagi kesehatan bayi.
Sangat baik bagi ibu-ibu hamil berada dalam ruangan yang bersih dan segar.
Jalan-jalan di pagi hari dan sedikit olah raga yang tidak berat sangat
dianjurkan.
Bagi
ibu-ibu yang terlanjur ber-KB dan menggunakan pil kontrasepsi diharuskan untuk
menghentikannya beberapa bulan sebelum kehamilan. Hal itu diperlukan untuk
melenyapkan residu kimiawi yang terdapat dalam tubuh. Perlu diketahui bahwa pil
kontrasepsi (pil KB) meningkatkan
variasi kromosom dalam sel dan abnormalitas lain yang berpotensi mempengaruhi
janin.
Referensi
Suharsnono. 2002. Mencerdaskan
Anak. Depok: Inisiasi Pers.
Betway app for iOS and Android - JTM Hub
BalasHapusBetway mobile app · 김천 출장샵 Download the 인천광역 출장안마 Betway App for iPad · Now install. 창원 출장마사지 Go to the App Store · Now download the app · Go to 논산 출장샵 Settings and tap on the Sports 정읍 출장샵 Betting screen.