Jumat, 26 Oktober 2018

PENCERDASAN PRALAHIR


PENCERDASAN PRALAHIR

A.    Persiapan Awal
Semua tindakan buruk yang dilakukan oleh ibu yang sedang hamil, tak ubahnya juga memberikan bercak hitam di hati anak-anak yang dilahirkannya. Hal itu karena tindakan buruk atau mencelakakan diri sendiri seperti meminum minuman haram, narkoba dan sebagainya secara langsung dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan anak yang dikandungnya. Karena itulah, sering kita jumpai bahwa ada anak-anak kecil yang keras kepala, manja dan sebagainya merupakan ulah ibunya yang tidak bertanggung jawab.
Sebaliknya, ada juga anak-anak yang lembut dan saleh dapat dipastikan atau mungkin sekali kehadiran anak-anak tersebut adalah lahir dari ibu-ibu yang shalehah dan memiliki integritas spiritual juga. Kesalehan seorang ibu, kelembutannya, keprihatinan dan kesabarannya, ibaratnya memberikan lingkungan surgawi bagi anak-anaknya. Karena itu anak-anak menjadi sehat dan tumbuh dengan mengoptimalkan potensi-potensi dasarnya, sebagaimana visi dan misi penciptaan manusia di dunia. Semua itu sangat tergantung pada bagaimana kondisi bayi tersebut dalam kandungan dan suasana ruhani ibunya.
Berdasarkan penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa sangat diperlukan perhatian yang serius bagi orang tua terutama ibu untuk memperhatikan kondisinya baik jasmani maupun rohani saat masa pralahir. Sebab, pembentukan karakter seorang anak pertama kali terjadi saat masa pralahir. Ibu yang baik akan melahirkan anak yang baik. Sebaliknya, ibu yang tidak baik akan melahirkan anak yang tidak baik pula.

B.     Pencerdasan Janin
Ada pendapat yang menyatakan bahwa kecerdasan bersifat genetic (keturunan). Jika demikian, ibu yang memiliki ‘gen cerdas’ akan melahirkan anak yang cerdas pula. Sebaliknya ibu-ibu yang memiliki ‘gen bodoh’ akan melahirkan anak yang bodoh pula. Pendapat serupa juga berlaku untuk prilaku, sikap dan sebagainya. Karena itu banyak manusia modern berambisi untuk mendapatkan gen manusia-manusia cerdas untuk mendapatkan keturunan yang cerdas pula.
Namun, kenyataannya tidaklah demikian, roda sejarah terus berputar. Hal itu menunjukkan bahwa ada sejumlah kemungkinan dan perubahan-perubahan yang terjadi. Tepatnya, orang yang hidup serba sederhana, baik pendidikan maupun ekonomi, memiliki peluang yang sama untuk memiliki anak cerdas, selama proses mengandung dan menyusuinya senantiasa dalam hidup prihatin, sabar dan penuh rasa syukur. Sebaliknya juga bisa terjadi bahwa seorang ibu yang cerdas, katakanlah memiliki strata akademik yang tinggi, tetapi karena lengah dalam mencerdaskan anak-anaknya, baik ketika masih dalam janin atau kanak-kanak. Ia bisa gagal memiliki anak-anak cerdas.
Masa-masa kehamilan juga merupakan saat yang terbaik untuk mempelajari ilmu-ilmu agama. Hal itu bukan saja penting bagi diri kita, tetapi juga penting sebagai modal untuk mendidik anak. Karena pada masa kehamilan, kerja-kerja manual yang keras harus dikurangi dan harus banyak istirahat. Namun sebaliknya, kegiatan ruhani dan intelektual perlu ditingkatkan. Apabila dimungkinkan, sangat baik sekiranya para ibu yang sedang hamil membiasakan diri untuk mengekspresikan emosi, keinginan, ide dan hal-hal lain dalam bentuk tertulis. Kemampuan ini merupakan bukti terbaik bagi orang yang mampu mengoptimalkan fungsi otak kanan dan otak kiri.dorongan-dorongan untuk menulis dan membaca pada usia yang paling dini, sangat penting dilakukan oleh ibu kepada anaknya untuk membukakan cakrawala kehidupan dan imajinasinya.
Berdasarkan penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa tidak semua orang tua yang cerdas selalu berhasil mencerdaskan anak-anaknya. Begitupun sebaliknya, banyak pula orang tua yang sederhana dan bodoh secara akademik memiliki anak yang cerdas. Semua itu tergantung dari bagaimana orang tua menyikapi anak-anaknya.

C.    Pembentukan Moral
Islam mengajarkan kepada kita, bagaimana mestinya kita meneguhkan intregitas moral dengan cara yang lebih mudah. Rasulullah saw. Sendiri dinyatakan oleh al-Quran adalah sebagai teladan moral bagi manusia dan bumi adalah untuk menyempurnakan akhlaq. Hal ini menjadi sangat penting, terutama bagi ibu-ibu yang sedang mengandung, karena moralitasnya sesungguhnya juga merupakan lahan bagi pertumbuhan dan moral serta prilaku anak-anak yang dilahirkannya.
Pertama kali yang harus diperhatika bagi ibu-ibu yang sedang hamil adalah merasa ikhlas dan meniatkan bahwa kehamilan itu sebagai bentuk pengabdian dan ketundukan atas perintah Allah dan Rasul-Nya. Niat dan keikhlasan ini sangat penting sebagaimana ditekankan Al-Quran dan Sunnah. Karena setiap amalan, termasuk mengandung, sangat tergantung pada bagaimana niat dan keikhlasan semata-mata untuk mengabdi kepada Allah dan menjalankan perintah-Nya.
Sebagaimana biasa terjadi seorang ibu yang sedang hamil, akan mengalami banyak problema dan penyakit khususnya yang menyertai kehamilannya. Tetapi harap dimaklumi dan diambil hikmahnya, khsusumya bagi para ibu yang sedang mengandung, bahwa semua akibat yang menimbulkan beban dan rasa sakit itu sebenarnya adalah sesuatu yang pentng dan perlu terjadi, sebagai “bentuk perjuangan” sang ibu sendiri untuk mendapatlkan amanah Allah. Rasulullah saw. Bersabda :
            Ya, apabila wanita hamil,  maka dia setingkat dengan orang yang berpuasa, me;akukan shalat dan berjihad dengan jiwanya dan hartanya di jalan Allah. Apabila ia melahirkan, maka baginya pahala yang ia tidak ketahui besarnya, bila ia menyusui baginya pada setiap hisapan sebanding dengan membebaskan budak dari anak ismail, dan jika selesai dari menyusui, malaikat menepuk pundaknya dan berkata “mulailah bekerja, sesungguhnya allah telah mengampunimu.”
Kesabaran itu juga sangat peting, terutama sekali karena sifat tersebut akan memberikan pengaruh yang baik terhadap pertumbuhan dan masa depan anaknya. Lagi-lagi kita bisa merujuk kembali kepada islam, bahwa sabar itu merupakan perintah untuk meningkatkan derajad keimanan.
            Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (waspada) dan bertaqwalah kepada Allah, supaya kamu beuntung.
Dan sungguh akan kami berikan cobaan kepadamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.
Kesabaran pada dasarnya dapat tumbuh dari suatu pemahaman dan pemahaman itu sendiri dapat berkembangan dalam diri kita, ketika kita  belajar dan berusaha mengetahui sesuatu. ketika kita ingin mendapatkan kesabaran tentang hidup, maka caranya ialah dengan memahami hakekat hidup itu sendiri. Begitu juga ingin bersabar tentang hamil, maka caranya dengan memahami kehamilan itu sendiri. Dengan kesabaran itulah kita menghadapi kehamilan dengan rasa syukur.
Sifat dan sikap tawakal dan qanaah juga sangat penting bagi ibu-ibu yang sedang mengandung. Tawakal atau “pasrah diri” kepada Allah. Sifat lain yang sangat penting bagi ibu mengandung adalah qanaah atau menerima dan merasa cukup terhadap apa yang ada. Seperti yang di nyatakan oleh imam Ali ra. Qanaah adalah kekayaan yang takkan pernah ada habisnya.

D.    Gizi dan Kesehatan
Ada pendapat yang menyatakan bahwa gizi yang terjamin dan prasarana kesehatan yang memadai akan menjamin lahirnya anak-anak yang cerdas. Sebaliknya, jika gizi kurang dan prasarana kesehatan yang tidak terjamin, hanya akan melahirkan bayi-bayi bodoh bahkan idiot. Pandangan seperti itu perlu diluruskan agar tidak menimbulkan salah persepsi dan penyikapan yang keliru terhadap anak-anak kita. Makanan bergizi adalah prasyarat, dan bukan sebab anak-anak menjadi cerdas. Artinya, makanan bergizi dan sehat harus dikonsumsi oleh ibu yang sedang mengandung. Tetapi hal itu, tetap belum menjamin bahwa anak yang dilahirkan akan menjadi cerdas. Sebaliknya, jika makanan yang dikonsumsinya tidak bergizi dan tidak sehat, jelas berakibat fatal bagi perkembangan anak yang dikandungnya.
Dalam islam, prinsip makanan bergizi itu adalah makanan yang halal dan baik (halalan toyyiban). Sebaliknya makanan yang tidak bergizi dan cenderung merusak dinyatakan dengan suatu yang diharamkan. Ibu-ibu yang hamil bisa mengonsumsi semua makanan yang halalan toyyiban kecuali yang secara khusus memang mengandung zat-zat tertentu yang dapat membahayakan bagi kandungannya, seperti buah nanas muda dan durian. Sangat disarankan untuk mengonsumsi ikan laut segar, daun-daunan dan biji-bijian (kacang-kacangan) dan otak (seperti otak sapid an otak kambing). Sebaliknya tidak perlu makanan yang kelewat pedas dan makanan kemasan yang tentunya menggunakan zat pengawet. Sebisa mungkin hindari minuman es yang jika berlebihan mengonsumsinya akan berakibat sulitnya proses persalinan dan mengganggu kesehatan bayi. Hindari pula meminum obat-obatan tanpa resep khusus dari dokter.
Hal yang juga perlu diperhatikan bagi ibu-ibu hamil yaitu dilarang keras merokok dan memakan makanan yang haram, seperti makanan beralkohol dan narkoba. Makanan seperti ini akan memberikan pengaruh yang sangat buruk bagi kesehatan bayi. Sangat baik bagi ibu-ibu hamil berada dalam ruangan yang bersih dan segar. Jalan-jalan di pagi hari dan sedikit olah raga yang tidak berat sangat dianjurkan.
Bagi ibu-ibu yang terlanjur ber-KB dan menggunakan pil kontrasepsi diharuskan untuk menghentikannya beberapa bulan sebelum kehamilan. Hal itu diperlukan untuk melenyapkan residu kimiawi yang terdapat dalam tubuh. Perlu diketahui bahwa pil kontrasepsi (pil KB)  meningkatkan variasi kromosom dalam sel dan abnormalitas lain yang berpotensi mempengaruhi janin.

Referensi
            Suharsnono. 2002. Mencerdaskan Anak. Depok: Inisiasi Pers.



1 komentar:

  1. Betway app for iOS and Android - JTM Hub
    Betway mobile app · 김천 출장샵 Download the 인천광역 출장안마 Betway App for iPad · Now install. 창원 출장마사지 Go to the App Store · Now download the app · Go to 논산 출장샵 Settings and tap on the Sports 정읍 출장샵 Betting screen.

    BalasHapus